Perkuat Moral Remaja, FKDT Wanasari Awali Koordinasi Pesantren Ramadhan 1447 H

WANASARI, BREBES — Menjelang hadirnya bulan suci Ramadan, Dewan Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPAC FKDT) Kecamatan Wanasari mulai mematangkan persiapan. Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pesantren Ramadan 1447 H / 2026 M tersebut dipusatkan di MDT Hidayatul Mubtadiin, Desa Klampok, Kamis, 29 Januari 2026.

​Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPC FKDT Kabupaten Brebes Akhmad Sururi, Pengawas PAI Hj. Thoyibah, Pengawas Madrasah Hj. Umi Khadiroh, Ketua KKMI Kecamatan Wanasari Hj. Karyu, serta seluruh Kepala MDT se-Kecamatan Wanasari.

​Panggilan Nurani Membentengi Generasi

​Dalam arahannya, Akhmad Sururi menegaskan bahwa setiap guru MDT harus memiliki keterpanggilan nurani yang kuat untuk mewujudkan generasi yang berakhlak mulia. Ia menyoroti kondisi remaja saat ini yang kian memprihatinkan akibat pengaruh pergaulan bebas dan narkoba yang mulai merambah hingga ke pelosok desa.

​"Kita harus bergerak bersama melakukan langkah preventif melalui penguatan pendidikan keagamaan yang rahmatan lil alamin. Kita adalah umat terbaik yang diberi amanat untuk membentengi generasi ini dari nilai-nilai yang jauh dari ajaran Islam," tegas Akhmad Sururi.

​Ia juga meyakinkan para guru bahwa perjuangan mendidik anak bangsa dengan ilmu agama akan mendatangkan keberkahan hidup. "Semoga apa yang kita laksanakan dalam Pesantren Ramadan nanti dicatat sebagai amal jariyah yang tak terputus," tambahnya.

​Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pendidikan Karakter

​Pengawas PAI SD wilayah Wanasari, Hj. Thoyibah, menyatakan dukungan penuhnya terhadap program ini. Beliau menyarankan agar kurikulum Pesantren Ramadan tahun ini lebih menitikberatkan pada praktik amaliah ibadah serta pengetahuan dasar tentang kewajiban muslim bagi anak-anak yang mulai memasuki usia balig.

​Senada dengan hal tersebut, Ibu Nining selaku pengawas dari Dindikpora menekankan bahwa Pesantren Ramadan adalah "kesempatan emas". Mengingat terbatasnya jam pelajaran PAI di sekolah formal, momen ini menjadi waktu yang tepat bagi siswa untuk mendalami pengetahuan agama secara intensif.

​Konsistensi Tahun Kedua

​Ketua DPAC FKDT Kecamatan Wanasari, Tasirin Latif, melaporkan bahwa program Pesantren Ramadan ini merupakan tahun kedua pelaksanaan di wilayahnya.

​"Pada tahun 2025, kegiatan ini terlaksana dengan sangat baik dan mendapat sambutan antusias dari lembaga pendidikan formal di Kecamatan Wanasari. Tahun ini kami optimis akan lebih maksimal," pungkasnya.

Previous Post Next Post

ظ†ظ…ظˆط°ط¬ ط§ظ„ط§طھطµط§ظ„