MDT Penjaga Akidah, Syariat, dan Akhlak Menuju Generasi Indonesia Emas

BELIK, PEMALANG — Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) merupakan lembaga pendidikan keagamaan strategis yang berfungsi menjaga akidah, syariat, dan akhlak para generasi muda. Ketiga fondasi tersebut dipelajari secara mendalam selama empat tahun pada jenjang MDT Ula (Awaliyah).

​Hal tersebut ditegaskan oleh Akhmad Sururi, Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, saat memberikan sambutan pada acara Penutupan Ujian Bersama MDT Ula se-Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPAC FKDT) Kecamatan Belik.

​Benteng Moral di Tengah Tantangan Zaman

​"Sore ini kita patut bersyukur karena kalian telah menyelesaikan ujian bersama. Apa yang dipelajari selama empat tahun merupakan ikhtiar menjaga akidah, syariat, dan akhlak sebagai bekal menuju Indonesia Emas," ujar Akhmad Sururi di hadapan ratusan peserta.

​Beliau menambahkan bahwa penguatan karakter di MDT menjadi sangat krusial di tengah degradasi moral remaja saat ini. Dengan pemahaman agama yang kuat, santri diharapkan terjaga dari perbuatan yang menyimpang. "Hadirnya kalian dalam dunia pendidikan MDT akan membentengi diri dari tindakan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam," imbuhnya.

​Keistimewaan Hubungan Guru dan Murid

​Akhmad Sururi juga berpesan agar para lulusan tetap menjaga adab kepada guru. Ia menekankan bahwa hubungan antara guru MDT dan murid tidak terbatas pada transfer pengetahuan semata, melainkan ada ikatan ruhani yang kuat.

​"Meski secara fisik berpisah, hubungan batin dengan saling mendoakan harus tetap terjaga. Inilah kelebihan pendidikan di Madrasah Diniyah," ungkapnya.


Apresiasi Regulasi Ijazah MDT di Pemalang

​Dalam kesempatan tersebut, DPW FKDT Jawa Tengah memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang. Hal ini berkaitan dengan kebijakan yang menjadikan Ijazah MDT sebagai poin tambahan dalam persyaratan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah formal. Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap eksistensi Madrasah Diniyah.

​Kehadiran Tokoh dan Pejabat

​Kegiatan yang dipusatkan di MTs Mambaul Ma'arif Belik ini ditutup secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pemalang, H. Syarif Hidayat, yang didampingi Kasi PD Pontren, H. Hanif. Beliau mengucapkan selamat atas suksesnya ujian bersama yang diikuti oleh 21 MDT se-Kecamatan Belik tersebut.

​Turut hadir dalam acara penutupan:

  • Camat Belik
  • KH. Miftahudin (Ketua DPC FKDT Kabupaten Pemalang)
  • ​Seluruh pengawas ujian dan asatid MDT di wilayah Kecamatan Belik
Previous Post Next Post

ظ†ظ…ظˆط°ط¬ ط§ظ„ط§طھطµط§ظ„