BULAKAMBA, BREBES — Fenomena remaja dan pelajar saat ini dinilai mengalami pergeseran budaya yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan era 80-an. Jika dahulu masjid menjadi pusat belajar dan tempat menginap bagi pelajar, kini Gen Z lebih cenderung memilih kafe atau tempat tongkrongan dengan fasilitas WiFi. Kondisi ini menyebabkan jemaah masjid di berbagai wilayah didominasi oleh kelompok usia tua.
Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Brebes, Akhmad Sururi, berharap kehadiran Pesantren Ramadan di lembaga pendidikan formal dapat menjadi pemantik untuk mengembalikan kecintaan pelajar terhadap masjid.
"Kegiatan Pesantren Ramadan di lingkungan pendidikan formal diharapkan berdampak pada tumbuhnya rasa cinta pelajar kepada masjid. Kita perlu mengedukasi mereka tentang fungsi masjid dan bagaimana mengemas masjid agar lebih menarik bagi komunitas remaja," ujar Akhmad Sururi saat melakukan monitoring kegiatan Pesantren Ramadan di SMAN 1 Bulakamba, Rabu (4/3/2026).
Langkah Preventif Kenakalan RemajaDewan Pakar Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA DMI) Kabupaten Brebes ini menegaskan bahwa gerakan kembali ke masjid merupakan langkah preventif yang sangat efektif untuk mencegah kenakalan remaja yang kian memprihatinkan.
Dalam monitoring tersebut, Sururi menyaksikan ratusan peserta Pesantren Ramadan melaksanakan salat Duha berjamaah di Masjid Lukman Hakim, SMAN 1 Bulakamba.
"Ini adalah langkah konkret. Saat hati mereka sudah terpaut dengan masjid, energi positif akan mengalir ke dalam jiwa mereka untuk memperkuat ibadah," jelas pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC FKDT Kabupaten Brebes tersebut.
Calon Penghuni Surga
Alumnus Pondok Pesantren Lirboyo angkatan 2000 ini mengingatkan pentingnya peran masjid dalam pembentukan karakter. Meski tantangan Gen Z sangat kompleks, upaya mengajak mereka kembali ke masjid tidak boleh berhenti.
"Menurut ajaran agama, salah satu kelompok yang akan menjadi penghuni surga adalah remaja yang hatinya terpaut atau menggantungkan diri pada masjid. Artinya, mereka rajin beraktivitas ibadah dan melakukan kegiatan bermanfaat di masjid. Seringnya seseorang ke masjid adalah tanda kebaikan yang akan mendapatkan balasan di surga kelak," pungkasnya.