KERSANA, BREBES — Dewan Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPAC FKDT) Kecamatan Kersana menggelar rapat koordinasi intensif guna memperkuat tata kelola kelembagaan Diniyah Takmiliyah. Pertemuan yang dihadiri oleh pengurus harian, para kepala madrasah, serta operator MDTA/TPQ se-Kecamatan Kersana ini berlangsung di Sekretariat FKDT Kersana, Desa Ciampel, Ahad (19/4/2026).
Rapat tersebut menghasilkan kesepakatan pada empat agenda strategis yang akan menjadi fondasi pergerakan organisasi ke depan:
1. Sinkronisasi Kalender Akademik Berbasis IJOP
Forum menyepakati penyusunan kalender akademik terpadu yang mengacu pada Izin Operasional (IJOP) Seumur Hidup. Kalender ini dirancang untuk menyelaraskan jadwal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), penilaian semester, imtihan, hingga masa libur Ramadan dan hari besar Islam. Dengan adanya acuan waktu yang seragam, koordinasi dan pembinaan antarlembaga di wilayah Kersana diharapkan menjadi lebih efektif.
2. Kesiapan Seleksi Porsadin Tingkat Kecamatan
Menyongsong gelaran Pekan Olahraga dan Seni Antar-Diniyah (PORSADIN) tingkat kabupaten, DPAC FKDT Kersana akan segera membuka seleksi tingkat kecamatan. Berbagai cabang akan dilombakan, mulai dari MTQ, MHQ, Tahfiz Juz 30, Kaligrafi, Pildacil, LCC PAI, hingga Futsal Diniyah.
- Pendaftaran: 21–30 April 2026.
- Pelaksanaan Seleksi: Pertengahan Mei 2026.
- Ketentuan: Setiap lembaga diperbolehkan mengirim maksimal dua peserta per cabang lomba.
3. Percepatan Pemutakhiran Data EMIS
Pihak organisasi memberikan penekanan khusus pada pemutakhiran data EMIS semester genap TA 2025/2026. Data valid mengenai santri, tenaga pendidik, dan sarana prasarana menjadi syarat mutlak dalam pengajuan administrasi serta akses program bantuan pemerintah. Seluruh operator lembaga ditargetkan menyelesaikan pemutakhiran ini paling lambat 30 April 2026.
4. Optimalisasi SIMADINAH sebagai Database Internal
Selain EMIS, rapat juga mendorong pemanfaatan SIMADINAH (Sistem Informasi Madrasah Diniyah) secara optimal. Database internal ini akan memuat profil madrasah, capaian imtihan, dan dokumentasi kegiatan. Kedepannya, SIMADINAH akan dijadikan rujukan utama DPAC Kersana dalam pemetaan potensi dan pelaporan rutin ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes.
Ajakan Kolaborasi
Ketua DPAC FKDT Kersana menutup pertemuan dengan seruan kolaborasi kepada seluruh pengurus dan kepala lembaga.
"Empat poin ini saling berkaitan; kalender akademik membutuhkan data EMIS yang valid, dan kesuksesan Porsadin membutuhkan database SIMADINAH yang lengkap. Mari kita jaga kekompakan agar Diniyah Takmiliyah di Kersana semakin bermutu dan berdaya," tegasnya.
Rapat koordinasi yang berlangsung khidmat ini diakhiri dengan penetapan tim teknis untuk masing-masing agenda serta doa bersama untuk kemajuan pendidikan keagamaan di Kecamatan Kersana.