WANASARI, BREBES — Kegiatan Pesantren Ramadan bagi siswa sekolah formal di Desa Jagalempeni dinilai sebagai wahana krusial dalam penguatan pendidikan karakter keagamaan. Hal ini menjadi benteng penting bagi generasi muda di tengah gempuran media sosial dan perkembangan teknologi informasi yang sangat masif.
Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes, Nyai Nafisatul Khoeriyah (Umi Nafis), usai membuka secara resmi kegiatan Pesantren Ramadan 1447 H di Masjid Jami At-Taqwa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Senin (9/3/2026).
Bahaya Gawai dan Perlindungan Generasi
Umi Nafis menyoroti dampak negatif penggunaan ponsel pintar (handphone) pada anak di bawah umur. Ia menyebutkan adanya kemungkinan diterbitkannya peraturan pemerintah terkait larangan penggunaan gawai bagi anak di bawah umur guna meminimalisir risiko yang membahayakan tumbuh kembang anak.
"Kita tidak ingin generasi bangsa ini rusak karena penyalahgunaan ponsel. Oleh karena itu, kehadiran Pesantren Ramadan sangat penting untuk mewujudkan generasi yang hebat, berakhlak, dan memiliki fondasi agama yang kuat," tutur pengasuh Pondok Pesantren As-Syamsuriyyah Jagalempeni tersebut.
Apresiasi bagi FKDT BrebesBeliau juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPC FKDT Kabupaten Brebes atas terselenggaranya kegiatan ini. Menjadi tuan rumah Pesantren Ramadan untuk pertama kalinya merupakan sebuah kehormatan bagi masyarakat Jagalempeni. Umi Nafis berharap di masa mendatang durasi kegiatan dapat diperpanjang dari tiga hari menjadi satu minggu agar pendalaman materi lebih maksimal.
Senada dengan hal itu, Ketua DPC FKDT Kabupaten Brebes, Akhmad Sururi, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam. Mengingat keterbatasan jam pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah formal, tambahan pembelajaran melalui Pesantren Ramadan menjadi solusi yang efektif.
Sinergi SD dan MI se-Jagalempeni
Kegiatan di Masjid Jami At-Taqwa ini diikuti oleh 387 siswa yang berasal dari empat lembaga pendidikan, yaitu:
- SDN Jagalempeni 1, 3, dan 4
- MI As-Salafiyah Jagalempeni
Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran dewan guru dari masing-masing sekolah serta para guru MDT setempat. Usai seremoni pembukaan, rangkaian kegiatan ditutup dengan momen penuh kebersamaan melalui buka puasa bersama.