BULAKAMBA, BREBES — Bertempat di Aula KH Soleh Darat, ratusan siswa kelas X dan XI SMAN 1 Bulakamba mengikuti pembukaan kegiatan Pesantren Ramadan yang diselenggarakan oleh Tim Pesantren Ramadan Center (PRC) Kabupaten Brebes. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai Senin hingga Selasa, 2–10 Maret 2026.
Ketua Tim PRC Kabupaten Brebes, Akhmad Sururi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk menguatkan pendidikan karakter keagamaan. Momentum bulan suci Ramadan dipilih karena nilai-nilai religiusitas yang kental, sekaligus menjalankan amanat regulasi pendidikan.
"Kegiatan ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Tiga Menteri yang mengamanatkan agar pembelajaran di sekolah selama bulan Ramadan diisi dengan pesantren kilat atau kegiatan religius lainnya. Tim PRC sendiri merupakan kolaborasi dari unsur Penyuluh Kemenag, Ustaz MDT, serta alumni dan santri senior dari berbagai pesantren," ujar Akhmad Sururi usai acara pembukaan, Senin (2/3/2026).
Sinergi Kecerdasan Spiritual dan Intelektual
Sururi melanjutkan, melalui Pesantren Ramadan ini, PRC berkomitmen mewujudkan generasi yang berakhlak dan hebat. Menurutnya, agama sangat menekankan etika, dan prestasi unggul hanya bisa dicapai secara berkelanjutan jika didasari oleh karakter yang kuat.
"Mewujudkan Indonesia Hebat harus berangkat dari generasi yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual. Ketiga kecerdasan ini adalah satu paket. Di era saat ini, kompetensi literasi dan teknologi informasi tetap harus dimiliki oleh Generasi Z, namun semuanya wajib dilandasi oleh akhlak dan pengetahuan agama yang memadai," tegas Ketua DPC FKDT Kabupaten Brebes tersebut.
Kehadiran tim PRC, yang menggandeng Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) di bawah pimpinan KH. Mu'min Syafiq, menjadi bentuk sinergi nyata untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan nasional.
Dukungan Pihak Sekolah
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat di Aula KH Soleh Darat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah, di antaranya Wakil Kepala (Waka) Bidang Kurikulum, Indra Lesmana, beserta jajaran Waka lainnya dan dewan guru SMAN 1 Bulakamba.
Turut hadir dalam seremoni tersebut, Ketua IPARI Brebes, KH. Mu'min Syafiq, bersama sejumlah Penyuluh Agama Islam dari tiga wilayah kecamatan, yakni Brebes, Bulakamba, dan Wanasari, yang bertindak sebagai pemateri selama kegiatan berlangsung.